...........Seiring pesatnya perkembangan IT saat ini, maka menjamur sekolah yang membuka jurusan di bidang IT. Hal ini berimbas pada meningkatnya daya saing antar sekolah tersebut. Daya saing ini dapat menimbulkan atmosfer positif bagi sekolah untuk berupaya mencetak lulusan yang diterima dan dicari oleh berbagai dunia industri.
Khusus bagi politeknik, yang merupakan wadah untuk mencetak engineer-engineer terampil yang siap pakai, terkadang terjebak dalam kamuflase bentuk seperti kursus komputer bergelar. Sehingga tidak ada bedanya antara lulusan kursus dengan lulusan politeknik.
...........Pada sisi lain, seringkali dijumpai kurikulum politeknik yang mirip dengan kurikulum sarjana, hanya terdapat pemangkasan sesuai dengan kondisi dan tujuan institusi politeknik tersebut. Hal ini mengharuskan institusi politeknik jeli memproyeksikan kurikulum dan kegiatan secara efisien, sehingga memberikan harapan bagi lulusannya agar percaya diri dan menghadapi dunia kerja.
...........Industri IT membutuhkan pendidikan vocational yang jelas, sehingga ada keselarasan dengan sistem mereka. Oleh karena itu, terdapat sebuah pertanyaan, ”Bagaimana bentuk pendidikan vocational ke depan sehingga selaras dengan kebutuhan dunia kerja?” |